AI bisa mempercepat kerja, tapi jangan sampai data sensitif ikut terkirim. Panduan ini fokus pada produktivitas + keamanan.
1) Aturan aman (wajib)
- Jangan kirim: password, API key, token, data pelanggan, invoice, database dump, file .env, atau info internal.
- Jika butuh konteks: samarkan data (masking) atau buat contoh data dummy.
2) Template prompt yang efektif Contoh prompt (buat artikel): Bertindak sebagai editor teknis. Buat outline artikel tentang "X" untuk pembaca pemula. Sertakan: tujuan, prasyarat, langkah-langkah, contoh, dan FAQ. Output dalam bullet + heading.
Contoh prompt (buat debugging):
Saya punya error:
3) Workflow cepat (yang realistis)
- Ide → outline → draft → revisi → final.
- Untuk coding: minta solusi + edge cases + test scenario.
4) Quality control
- Verifikasi fakta penting, command berisiko, dan angka.
- Untuk kode: jalankan test/lint sebelum deploy.
5) Praktik bagus untuk tim
- Buat SOP: data apa yang boleh/tidak boleh masuk ke AI.
- Gunakan 2FA, pisahkan akun kerja vs personal.